Jalan Lama Tak Terealisasi, Warga Tawabi Soroti Pergantian Pj Kepala Desa Selama ini Dimana

Admin RedMOL
0

HALMAHERA SELATAN, RedMol.id – Persoalan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Tawabi, Kecamatan Kepulauan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali menjadi perhatian warga. Pasalnya, akses jalan yang selama ini dinilai penting bagi masyarakat belum juga terealisasi, meskipun kepemimpinan di tingkat desa telah beberapa kali mengalami pergantian pejabat kepala desa (Pj).


Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan alasan pembangunan jalan yang telah lama diharapkan belum kunjung mendapatkan kejelasan maupun realisasi di lapangan.

Bagi masyarakat Tawabi, keberadaan jalan yang layak merupakan salah satu kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari. Jalan tidak hanya menjadi akses penghubung antarkawasan di desa, tetapi juga menunjang mobilitas warga dalam menjalankan kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan.

Sejumlah warga menilai, persoalan tersebut semestinya menjadi perhatian serius pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Terlebih, pergantian Pj Kepala Desa Tawabi telah berlangsung beberapa kali, namun persoalan pembangunan jalan yang sudah lama disuarakan masyarakat belum menunjukkan kepastian.

Warga pun meminta agar pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status rencana pembangunan jalan tersebut.

Masyarakat ingin mengetahui apakah pembangunan jalan telah masuk dalam perencanaan desa, apakah telah diusulkan melalui pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten, serta bagaimana status anggaran dan tahapan pelaksanaannya.

"Yang kami pertanyakan bukan hanya soal kapan jalan dibangun, tetapi juga kejelasan perencanaannya. Kami ingin tahu apakah jalan ini memang sudah masuk dalam program pemerintah atau belum," Keluhan Warga.

Warga berharap pemerintah desa tidak hanya memberikan janji, tetapi menyampaikan informasi yang jelas mengenai program pembangunan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut warga, apabila pembangunan belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran atau kendala administrasi, kondisi tersebut juga perlu disampaikan secara terbuka. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui kendala yang sebenarnya dan tidak terus berada dalam ketidakpastian.

Selain pemerintah desa, warga juga meminta Pemerintah Kecamatan Kepulauan Joronga dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan turut memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.

Masyarakat berharap adanya koordinasi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah untuk mencari solusi terhadap kebutuhan infrastruktur di Desa Tawabi.

Warga menegaskan, pembangunan jalan merupakan kebutuhan yang menyangkut kepentingan masyarakat secara luas. Karena itu, mereka meminta agar persoalan tersebut tidak berhenti pada pergantian pejabat kepala desa, tetapi harus diikuti dengan kejelasan program dan langkah nyata.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat penjelasan resmi dari pihak Pemerintah Desa Tawabi maupun instansi terkait mengenai status pembangunan jalan yang dipersoalkan warga.

Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan rencana tindak lanjut agar persoalan infrastruktur jalan di Desa Tawabi tidak kembali menjadi persoalan yang berlarut-larut.

Redaksi: Sahril

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)