Tuban, RedMol.id – Upaya penyelesaian perselisihan hubungan industrial antara pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan PT Pincuran Sinanjung Mas akhirnya mencapai titik temu setelah melalui proses mediasi lanjutan pada Rabu (8/7/2026).
Sebelumnya, mediasi pertama belum menghasilkan kesepakatan. Namun, pada pertemuan kedua yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tuban, seluruh pihak kembali duduk bersama untuk mencari solusi atas sengketa yang berlangsung.
Proses mediasi yang digelar di lingkungan PT Solusi Bangun Indonesia itu akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama sebagai jalan penyelesaian konflik hubungan industrial.
Selama berlangsungnya proses perundingan, ratusan anggota FSPMI tetap bertahan mengawal jalannya mediasi sejak pagi hingga malam. Mereka menjaga situasi tetap kondusif sembari menunggu hasil pembahasan antara para pihak.
Ketua Konsulat Cabang FSPMI Tuban, Duraji, SH, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kekompakan seluruh anggota yang tetap disiplin menjalankan arahan organisasi. Menurutnya, meski sempat disiapkan langkah lanjutan apabila perundingan kembali menemui jalan buntu, seluruh anggota tetap mengedepankan sikap tertib dan mengikuti mekanisme yang berlaku.
"Keberhasilan ini merupakan hasil perjuangan bersama. Seluruh anggota tetap solid, percaya kepada organisasi, dan menjalankan setiap instruksi dengan penuh tanggung jawab. Persatuan menjadi kekuatan utama dalam memperjuangkan hak-hak pekerja," ujar Duraji.
Ia menilai capaian tersebut membuktikan bahwa perjuangan yang dilakukan secara terorganisasi, melalui jalur hukum dan dialog, mampu menghasilkan penyelesaian yang memberikan kepastian bagi para pekerja.
Keberhasilan mediasi ini juga menjadi momentum yang menunjukkan pentingnya menjaga solidaritas, kedisiplinan organisasi, serta komitmen dalam memperjuangkan hak-hak buruh melalui mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Bagi FSPMI, hasil tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan yang dilakukan secara konsisten dapat membuahkan penyelesaian yang diharapkan.
Redaksi : Sahril
