Mengungkap Penyebab Naik Turunnya Harga Bawang Merah di Pasar Dufa-Dufa Kota Ternate

Admin RedMOL
0

Oleh:Defi Adim

TERNATE, RedMol.id — Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kota Ternate, Maluku Utara, Hampir setiap rumah tangga menggunakan bawang merah sebagai bumbu utama dalam berbagai jenis masakan sehingga kebutuhan terhadap komoditas ini selalu tinggi. Oleh karena itu, perubahan harga bawang merah tidak hanya berdampak pada pedagang, tetapi juga memengaruhi pengeluaran masyarakat sebagai konsumen.

Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu pedagang bawang merah di Pasar Dufa-Dufa Kota Ternate, naik turunnya harga bawang merah dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor yang paling dominan adalah jumlah pasokan dari daerah penghasil, biaya transportasi, kondisi cuaca, serta tingkat permintaan masyarakat. Sebagian besar bawang merah yang dipasarkan di Ternate didatangkan dari luar daerah sehingga kelancaran distribusi sangat menentukan ketersediaan barang di pasar.

Ketika cuaca buruk terjadi, terutama gelombang tinggi yang menghambat transportasi laut, pasokan bawang merah sering mengalami keterlambatan. Akibatnya, stok di pasar berkurang sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan harga bawang merah meningkat. Sebaliknya, apabila pasokan tersedia dalam jumlah yang cukup dan distribusi berjalan lancar, harga cenderung stabil bahkan dapat mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara pasokan dan permintaan menjadi faktor utama dalam pembentukan harga bawang merah di pasar.

Menurut saya, pemerintah perlu memberikan perhatian yang lebih serius terhadap stabilitas harga bawang merah di Kota Ternate. Upaya yang dapat dilakukan antara lain memperkuat kerja sama dengan petani lokal untuk meningkatkan produksi, memperbaiki sistem distribusi agar pasokan tetap lancar meskipun terjadi kendala cuaca, serta menyediakan informasi harga yang transparan kepada pedagang dan masyarakat. Selain itu, pemerintah juga dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian lokal agar ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat dikurangi.

Dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah, petani, distributor, dan pedagang, diharapkan harga bawang merah dapat lebih stabil. Stabilitas harga tidak hanya menguntungkan pedagang dalam menjalankan usahanya, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Oleh karena itu, menjaga kestabilan harga bawang merah merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Kota Ternate.


Redaksi: Sahril

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)