Di Hari memperingati HUT RI ke 81 Kepala SD Negeri 28, Muhammad Ismail Selaku Pembina Upacara Soroti Krisis Air Bersih Desa Dowora

Admin RedMOL
0

HALMAHERA SELATAN, RedMol.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, menjadi momentum untuk kembali menyuarakan persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat, yakni krisis air bersih.

Dalam upacara peringatan HUT RI ke-81 yang digelar di Desa Dowora, Kepala SD Negeri 28 tampil sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia tidak hanya menyampaikan pesan tentang makna kemerdekaan, tetapi juga menyinggung kondisi masyarakat Desa Dowora yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.

Ia menyampaikan keprihatinan atas kondisi tersebut dan berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan dasar masyarakat di desa tersebut.

Menurutnya, persoalan air bersih bukan sekadar masalah fasilitas, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah.

"Kami berharap pemerintah daerah, baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi, dapat melihat secara langsung kondisi masyarakat Desa Dowora yang sudah cukup lama mengalami krisis air bersih," demikian inti pesan yang disampaikan dalam amanat upacara tersebut.

Momentum peringatan kemerdekaan juga dimanfaatkan untuk menyampaikan harapan agar persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah diharapkan dapat mencari solusi yang berkelanjutan sehingga masyarakat Desa Dowora dapat memperoleh akses air bersih yang layak.

Dalam kesempatan tersebut, pembina upacara juga menyampaikan permohonan agar pemerintah pusat pemerintah provinsi maupun kabupaten turut memberikan perhatian terhadap kondisi Desa Dowora. Dukungan dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten dinilai diperlukan apabila penanganan persoalan air bersih membutuhkan anggaran maupun pembangunan sarana dan prasarana yang lebih besar.

"Di momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini, kami memohon kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten agar dapat melihat kondisi masyarakat Desa Dowora yang masih menghadapi krisis air bersih," ungkapnya.

Ia berharap peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar.

Masyarakat Desa Dowora diharapkan mendapat perhatian nyata melalui langkah konkret pemerintah, baik berupa penyediaan sumber air, pembangunan sarana penampungan maupun distribusi air, serta program lain yang dapat menjadi solusi jangka panjang.

Persoalan air bersih tersebut diharapkan menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan dapat turun langsung melihat kondisi masyarakat sehingga penanganannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Bagi masyarakat Desa Dowora, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan sehari-hari yang sangat penting. Karena itu, harapan yang disampaikan dalam momentum HUT RI ke-81 tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti melalui kebijakan serta program nyata.

Redaksi: IL

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)