Pemuda Desa Dowora Soroti Kinerja Anggota DPRD Dapil 3 Halsel

Admin RedMOL
0

HALMAHERA SELATAN, RedMol.id — Salah satu pemuda Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Said Jumat, menyampaikan kritik terhadap kinerja anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) 3 periode 2024–2029.

Menurut Said Jumat, berdasarkan penetapan KPU, anggota DPRD Halsel dari Dapil 3 terdiri dari Asis Jaenal (PKB), Eliya Gabrina Bachmid (Gerindra), Masdar Mansur (PDIP), Humein Kiat (PKS), Kisman Abdullah (Demokrat), dan Tamrin Haji Hasim (Perindo).

Said menilai, para wakil rakyat tersebut belum menunjukkan langkah nyata dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Dowora, khususnya terkait kebutuhan dasar masyarakat.

“Ketika masyarakat Desa Dowora berjuang menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, kami tidak melihat adanya gerakan nyata dari anggota DPRD Dapil 3 untuk membantu memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujar Said.

Ia menyoroti persoalan ketersediaan air bersih yang hingga kini masih menjadi masalah bagi masyarakat Desa Dowora. Menurutnya, warga masih mengandalkan air seadanya dan menunggu turunnya hujan untuk memenuhi kebutuhan air.

“Dari dulu sampai sekarang masyarakat Desa Dowora masih bertahan dengan air seadanya. Bahkan untuk mendapatkan air, masyarakat harus menunggu hujan turun. Ini kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah dan wakil rakyat,” katanya.

Said menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian lebih serius dari anggota DPRD Dapil 3 serta Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

“Kalau aspirasi masyarakat tidak diperjuangkan dan persoalan dasar seperti air bersih saja belum mendapatkan solusi, kami mempertanyakan fungsi wakil rakyat yang kami pilih,” tegasnya.

Atas kondisi tersebut, Said meminta anggota DPRD Dapil 3 agar lebih aktif turun ke masyarakat, menyerap aspirasi secara langsung, serta memperjuangkan kebutuhan dasar warga di wilayah pemilihannya.

Ia juga menyampaikan kritik keras dengan meminta agar keberadaan DPRD Dapil 3 dievaluasi apabila tidak mampu menjalankan fungsi representasi masyarakat.

“Kalau memang tidak mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat, kami meminta agar keberadaan dan kinerja anggota DPRD Dapil 3 dievaluasi. Jangan sampai masyarakat hanya didatangi ketika membutuhkan suara saat pemilu,” pungkasnya.

Redaksi: IL

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)