Jakarta, RedMol.id — 13 Agustus 2026 Ketua Solidaritas Mahasiswa Indonesia Timur (SMIT) Jakarta, Wempy Habari, kembali angkat suara menyikapi insiden Drag Race Bolmong, Sulawesi Utara yang terjadi pada Minggu, 13 Agustus 2026.
Menurut Wempy penanganan kasus tersebut masih menyisakan banyak tanda tanya. Tanggung jawab tidak bisa hanya dibebankan kepada panitia pelaksana semata, apalagi tersangkanya seorang pembalap yang notabene mengalami kecelakaan.
“Seharusnya yang bertanggung jawab penuh adalah pihak Penyelenggara, dalam hal ini TIDAR, pihak Pemberi Izin Uji Kelayakan Drag Race dilakukan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), Panitia Pelaksana, hingga pihak pemberi izin kegiatan yaitu Kepolisian itu sendiri,” tegas Wempy dalam keterangannya, Kamis (13/8).
Wempy juga menyoroti narasi yang berkembang bahwa TIDAR hanya berstatus sebagai sponsor. Padahal, berdasarkan sejumlah poster dan materi promosi yang beredar, jelas tertulis “OPEN TOURNAMENT TIDAR”.
“Kita semua bisa melihat di poster bahwa TIDAR adalah pihak penyelenggara yang kemudian membentuk Panitia Pelaksana. Tidak bisa tiba-tiba lepas tangan dengan dalih hanya sponsor,” ujar Wempy.
Selain itu, Wempy juga menyayangkan belum ada keterangan resmi dari IMI Provinsi Sulawesi-Utara. Padahal sesuai peraturan IMI untuk Drag Race, uji kelayakan lintasan adalah tugas pokok IMI.tambahnya
“Dalam peraturan Drag Race IMI ditegaskan bahwa dua bulan sebelum pelaksanaan perlombaan, IMI Provinsi/pihak penyelenggara WAJIB meminta izin kepada IMI Pusat untuk mendapatkan persetujuan atas lintasan yang akan dipergunakan. Itu meliputi denah lintasan, area penonton dan paddock, sistem pengamanan penonton, petugas dan peserta, serta permintaan peninjauan lokasi atau Track Inspection,” jelas Wempy.
Wempi meminta Kapolri harus turun tangan untuk menyelesaikan kasus ini. Usut semua pihak yang terlibat, dari penyelenggara, IMI, hingga pemberi izin.
Sudah terlalu ramai di Publik, jangan sampai mencoreng nama Institusi. Apalagi pernyataan Kapolda Sulawesi-Utara bahwa Pembalap berpotensi jadi tersangka, ini akan menciptakan sejumlah spekulasi Publik yang sangat luarbiasa.tegas Wempy
"Lintasan event Drag Race tersebut yang bermasalah total, proses Pengungkapan Insiden hanya terfokus pada kendaraan pembalap. Harusnya di crosscek bahwa lintasan kegiatan tidak sesuai prosedur. Mulai dari pembatas penonton, parit/saluran sampai dengan kondisi aspal yang tidak memadai, bahkan ini di lihat jelas oleh pihak IMI pusat, melalui wakil ketua bahwa event tersebut tidak sesuai aturan IMI".tambahnya
SMIT akan terus mengawal proses hukum, agar semua pihak yang bertanggung jawab mendapatkan kejelasan dan keadilan.tutup Wempy
Redaksi: IL
