SERANG, RedMol.id – Tingginya risiko kecelakaan kerja dan berbagai kasus cedera akibat aktivitas industri maupun kecelakaan lalu lintas mendorong kebutuhan akan layanan trauma center yang terintegrasi dan responsif.
Dokter Spesialis Bedah Saraf Bethsaida Hospital Serang, dr. Mochamad Sri Arya H., Sp.BS, mengatakan bahwa penanganan pasien trauma memerlukan respons cepat serta koordinasi yang baik antar tenaga medis dari berbagai disiplin ilmu. Menurutnya, kondisi seperti cedera kepala, gangguan tulang belakang, hingga trauma pada sistem saraf membutuhkan evaluasi yang akurat dalam waktu singkat.
"Kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi faktor utama dalam kasus trauma. Dengan layanan yang terintegrasi dan dukungan fasilitas diagnostik yang memadai, dokter dapat melakukan penilaian kondisi pasien secara lebih cepat sehingga tindakan medis yang diperlukan dapat segera diberikan," ujarnya.
Sebagai upaya menjawab kebutuhan tersebut, Bethsaida Hospital Serang meluncurkan Advanced Trauma Center yang didukung teknologi pencitraan MRI 1.5 Tesla untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan dan penanganan trauma.
Keberadaan fasilitas ini dinilai relevan dengan kondisi Provinsi Banten yang dikenal sebagai salah satu pusat kawasan industri nasional. Tingginya aktivitas industri berbanding lurus dengan potensi terjadinya kecelakaan kerja. Data tahun 2024 menunjukkan angka kecelakaan kerja di wilayah tersebut masih berada pada kisaran lebih dari seribu kasus setiap tahunnya.
Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirta Mulya Juandi, menjelaskan bahwa pengembangan layanan ini bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan komprehensif.
"Kami berupaya menghadirkan layanan trauma yang mampu memberikan respons cepat sekaligus penanganan menyeluruh. Dukungan dokter spesialis, teknologi medis modern, dan fasilitas penunjang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Banten," katanya.
Salah satu teknologi yang menjadi andalan adalah MRI 1.5 Tesla yang mampu menghasilkan pencitraan detail untuk membantu pemeriksaan cedera pada tulang belakang, sendi, jaringan lunak, hingga sistem saraf.
Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Serang, dr. Eha Juleha, Sp.Rad, menuturkan bahwa pemeriksaan radiologi memiliki peran penting dalam menentukan diagnosis dan langkah penanganan pasien trauma.
"Dengan hasil pencitraan yang lebih rinci, dokter dapat memahami kondisi pasien secara menyeluruh dan menentukan terapi yang paling sesuai," jelasnya.
Advanced Trauma Center tersebut didukung oleh tim dokter multidisiplin yang terdiri dari spesialis ortopedi, bedah saraf, bedah umum, bedah digestif, radiologi, penyakit dalam, anestesi, hingga rehabilitasi medik. Selain itu, layanan ini terintegrasi dengan IGD 24 jam, smart ambulance, ruang operasi, laboratorium kateterisasi jantung (Cath Lab), serta fasilitas rehabilitasi untuk mendukung proses pemulihan pasien.
(Tim/Redaksi)
